Categories
Review Produk

4 Dokumen yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli Mobil Bekas

Salah satu keuntungan paling besar membeli mobil bekas dibandingkan mobil baru adalah harga yang bisa jauh lebih murah. Namun beli mobil bekas tidak bisa dilakukan begitu saja, tentu ada berbagai hal dan dokumen yang perlu diperhatikan saat membeli mobil bekas.

Bukan tanpa alasan, sebab mobil bekas yang dijual biasanya telah dipakai sekian lama. Sehingga kondisi mobil bisa saja rusak namun tidak terlihat, atau dokumen-dokumen pentingnya malah tidak ada.

Dokumen yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli Mobil Bekas

Kelengkapan dokumen mobil bekas sangatlah penting. Biasanya legalitas sebuah mobil dipertanyakan jika tidak memiliki kelengkapan dokumen.

Oleh karena itu jika anda berencana untuk membeli mobil bekas, misalnya ingin beli mobil bekas Jakarta, hendaknya memperhatikan berbagai dokumen-dokumen penting berikut ini.

1. BPKB Mobil

Keberadaan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) menjadi salah satu yang paling urgen saat ingin membeli mobil bekas.

yang perlu diperhatikan saat membeli mobil bekas

BPKB adalah dokumen atau buku yang diterbitkan secara resmi oleh instansi kepolisian, yakni Satuan Lalu Lintas Polri.

BPKB menjadi bukti sah kepemilikan kendaraan bermotor. Saking penting dan berharganya, BPKB biasanya bisa dijadikan jaminan dalam transaksi pinjam meminjam di masyarakat.

Saat memeriksa BPKB mobil bekas, pastikan anda memperhatikan secara teliti. Diantaranya warnanya yang keabu-abuan, memiliki tanda air, dan memiliki hologram.

Perhatikan juga dengan seksama berbagai informasi yang dimuat dalam BPKB tersebut. Nomor polisi, tahun pembuatan, nomor mesin, catatan tentang perubahan pemilik, catatan pembayaran pajak, dan sebagainya.

2. STNK

Surat Tanda Nomor Kendaraan yang biasanya dikenal dengan STNK juga adalah dokumen penting yang harus ada jika ada ingin membeli mobil bekas.

Keberadaan STNK ini menjadi bukti pendaftaran dan pengesahan kendaraan yang diterbitkan oleh Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Polri, Dinas Pendapatan Provinsi, dan PT Jasa Raharja.

Sama dengan BPKB, anda juga harus memperhatikan secara seksama informasi yang tertulis di STNK. Diantaranya identitas kepemilikan nomor polisi dan berbagai identitas kendaraan.

3. Faktur Pembelian

contoh faktur mobil bekas

Dokumen berupa faktur pembelian mobil biasanya dikeluarkan oleh pihak dealer. Ibaratnya, faktur ini seperti kuitansi pembelian.

Walaupun tidak terlalu krusial, namun tidak ada salahnya jika anda meminta faktur pembelian saat anda ingin beli mobil bekas.

Hampir sama dengan STNK, faktur pembelian juga memuat beberapa informasi penting. Informasi tersebut diantaranya tipe mesin, bahan bakar, nomor chasis, nomor mesin, dan tahun perakitan.

Simak juga: Review Skinsena

4. Fotokopi KTP Pemilik dan Kuitansi

Saat akan melakukan jual beli mobil bekas, jangan lupa untuk meminta fotokopi KTP pemilik mobil bekas. Ini bermanfaat untuk memperjelas kebenaran dan kecocokan informasi pribadi ataupun tanda tangan di kuitansi pembelian.

Dokumen yang perlu diperhatikan saat membeli mobil bekas yang telah dipaparkan di atas, sebenarnya tidak hanya berlaku bagi calon pembeli.

Anda pemilik mobil yang hendak jual mobil bekas Jakarta, jangan lupa untuk menyiapkan dokumen-dokumen tersebut. Selain memperhatikan kondisi mobil agar harga jualnya lebih kompetitif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen − 12 =